Intervensi Psikososial Korban Banjir Bandang
123800
Ketika banjir bandang menerjang, air tidak hanya menghanyutkan harta benda dan merusak infrastruktur, tetapi juga mengoyak tatanan emosional dan struktur sosial masyarakat yang terdampak. Trauma sering kali tertinggal jauh lebih lama setelah lumpur dibersihkan. Kehilangan ruang aman dan ketidakpastian masa depan menjadi beban tak kasat mata yang jika dibiarkan, akan melumpuhkan resiliensi sebuah komunitas.
Ketika banjir bandang menerjang, air tidak hanya menghanyutkan harta benda dan merusak infrastruktur, tetapi juga mengoyak tatanan emosional dan struktur sosial masyarakat yang terdampak. Trauma sering kali tertinggal jauh lebih lama setelah lumpur dibersihkan. Kehilangan ruang aman dan ketidakpastian masa depan menjadi beban tak kasat mata yang jika dibiarkan, akan melumpuhkan resiliensi sebuah komunitas.
Buku ini hadir sebagai jawaban sistematis atas kebutuhan mendesak akan pemulihan kesehatan mental pascabencana. Melalui pendekatan yang memadukan teori psikologi mutakhir dengan realitas lapangan, karya ini menawarkan panduan langkah demi langkah bagi para pendamping untuk memberikan dukungan yang tepat sasaran.
Penulis membedah berbagai strategi intervensi yang dirancang khusus untuk kelompok-kelompok yang paling rentan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Buku ini dilengkapi dengan modul praktis yang siap diimplementasikan oleh relawan, pendidik, maupun praktisi kemanusiaan.
Melalui buku ini, pemulihan pascabencana tidak lagi dipandang sebagai upaya fisik semata, melainkan sebuah perjalanan panjang untuk memanusiakan kembali mereka yang sempat kehilangan segalanya. Ini adalah referensi krusial bagi siapa saja yang percaya bahwa membangun kembali sebuah wilayah harus dimulai dari pemulihan jiwa orang-orang di dalamnya.
| Penulis | Eko hardi Ansysah; Ghozali Rusyid Affandi; dan Lely Ika Mariyati |
| Dimensi | 14x21 cm |
| Tebal | 323 Halaman |
| Terbit | Januari 2026 |
| Format | Softcover |
